Partai NasDem Rapatkan Barisan

Partai NasDem Rapatkan Barisan


Posmetro Padang, 09 February 2015

Pengurus Partai NasDem se Sumbar menghadiri rapat kerja wilayah (Rakerwil) 2015, yang diselenggarakan di Hotel Pangeran Beach Padang, Sabtu (7/2). Rapat kerja wilayah yang dilaksanakan itu mengusung sejumlah agenda penting bagi Partai NasDem, mengingat konstalasi politik di tahun 2015 itu cukup dinamis, sehingga menjadi tahun 2015 ini sebagai penentu perkembangan bagi partai besutan Surya Paloh menatap lima tahun ke depan.


Selain Rakerwil, NasDem juga meluncurkan program Restorasi Surao jo Nagari. Kegiatan ini untuk mengembalikan kitah surau sebagai tempat menimba ilmu bagi masyarakat Minangkabau. “Ada sejumlah agenda penting yang diusung Partai NasDem secara nasional. Hal pertama, menjadikan tahun 2015, sebagai tahun konsolidasi partai dengan meluncurkan program “Indonesia Memanggil,” ungkap Ketua DPW NasDem Sumbar Willy Aditya, usai membuka resmi Rakerwil Partai NasDem se Sumbar, Sabtu kemarin.


Disebutkan, alasan NasDem menjadikan tahun 2015 ini sebagai tahun kosolidasi tidak lain untuk memperkukuh soliditas kader, sekaligus melahirkan program-program stategis partai, satu diantaranya mempersiapkan calon kepala daerah yang akan bertarung dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) mulai dari tingkat provinsi, kabupaten dan kota di 2016 mendatang.


Hal kedua yang akan dilakukan NasDem di tahun ini, lanjut Willy tidak lain ingin merealisasikan target Partai NasDem menenangkan 102 kepala daerah dari sekitar 208 an daerah yang akan laksanakan pilkada. ”Target pemenangan kepala daerah yang diingin dicapai NasDem berangkat dari progress laporan dari Fraksi Nasdem di DPR RI. Saya meyakini target itu bisa diraih karena dalam mengusung calon kepala daerah, NasDem memakai metode terukur,” tukas Willy yang juga menjadi Wakil Sekretaris Jendral DPP NasDem.
Menurut Willy, target itu tidak muluk-muluk, karena calon yang akan diusung Nasdem adalah orang-orang terpilih. “Untuk tetapkan siapa yang terpilih itu harus punya elektabilitas,” tukas dia didampingi Sekretaris DPW NasDem Marhadi Efendi dan pengurus DPW lainnya.


Banyak orang menilai, sebut dia, bahwa faktor elektabilitas bisa dikalah oleh kesiapan dana. Hal itu kata Willy tidak mutlak. “Justru bagi NasDem asumsi itu tidak berlaku, elektabilitas menjadi hal penting dalam mengukur strategi untuk meraih kemenangan pada pilkada nanti. Soalnya NasDem ingin bermain play to win,” ujarnya lagi.


Dia tambahkan, Nasdem siap ciptakan Indonesia dan Sumbar baru, bila perlu Nasdem berada pada barisan oposisi. Hal itu menurutnya, tidak lebih sebagai upaya mengubah mind set para pejabat agar ada perubahan di Sumbar. Kemudian Willy juga menerangkan ada instruksi dari Ketua Umum NasDem bahwa calon kepala daerah dari NasDem yang menjadi ketua partai, harus mengundurkan dirinya dari jabatan partai apabila terpilih nanti. Hal itu semata-mata menjamin tetap konsistennya kepala daerah itu melakukan perubahan di daerah tanpa ada intervensi partai.


Willy pun menekankan, Nasdem tidak jual tiket partainya dalam pilkada nanti. Dan bukan lakukan prektik dagang sapi. Tapi Nasdem berpikir stategic thinking. Namun yang terpenting baginya calon terpilih jangan ibarat kacang lupa pada kulitnya. “NasDem usung politik gagasan sebagai subtansi dari kepemimpinan sebagai kepala daerah, dan bukannya partai yang hanya berpatokan pada visi misinya saja,” tukasnya lantang.


Sedangkan Sekretaris DPW NasDem Sumbar Marhadi Efendi menyampaikan bahwa rakerwil yang digelar partainya akan melahirkan berbagai agenda politik. (ben)
http://posmetropadang.com/index.php?option=com_content&task=view&id=12189&Itemid=63