Posted on / by Willy Aditya / in Berita

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Balai Desa Sampang, Dorong Literasi dan Demokrasi Pemuda

Sampang, Madura – Anggota DPR RI Willy Aditya, S.Fil., M.DM. menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dengan masyarakat Sampang pada 13 Desember 2025. Acara yang berlangsung di Balai Desa ini diikuti oleh lebih dari 120 peserta dari berbagai kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.

Dalam sosialisasi ini, peserta diberikan buku-buku terbitan MPR RI dan slide presentasi mengenai nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang prinsip-prinsip kebangsaan sekaligus menumbuhkan kesadaran demokrasi sejak usia muda.

Dalam sesi tanya jawab, Willy Aditya menekankan pentingnya literasi bagi pemuda sebagai sarana memahami nilai-nilai demokrasi Pancasila di era digital. Menurutnya, akses literasi yang mudah, seperti perpustakaan digital, program membaca buku, dan workshop literasi kritis, dapat membantu generasi muda memahami hak dan kewajiban warga negara serta menyikapi informasi secara bijak.

Lebih lanjut, ia menyoroti program konkret yang menghubungkan literasi dengan praktik demokrasi. “Kami mendorong pembentukan klub literasi di sekolah dan kampus, lomba debat berbasis buku, serta pelatihan kepemudaan. Semua kegiatan ini mengajarkan pemuda berpikir kritis, menghargai pendapat orang lain, dan berdiskusi secara konstruktif—praktik nyata nilai-nilai demokrasi Pancasila,” jelasnya.

Willy Aditya juga menekankan bahwa literasi harus berdampak nyata pada perilaku demokratis pemuda. Hal ini dapat dilakukan dengan mengintegrasikan literasi ke dalam kegiatan sosial dan komunitas, seperti diskusi komunitas, membaca buku sejarah dan budaya lokal, serta kegiatan volunteer. “Dengan begitu, pemuda dapat mengaplikasikan nilai demokrasi dalam kehidupan sehari-hari, menghargai perbedaan, ikut musyawarah, dan aktif membangun masyarakat,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sosialisasi Empat Pilar tidak hanya menjadi kegiatan formal, tetapi juga menjadi proses pembelajaran yang nyata dan aplikatif. Pendekatan literasi diyakini mampu membentuk generasi muda Jawa Timur yang cerdas, kritis, bertanggung jawab, dan berkarakter kebangsaan kuat.

Tinggalkan Balasan