Literasi untuk Memperkuat Bhinneka Tunggal Ika
Sampang, Madura – Anggota DPR RI Willy Aditya, S.Fil., M.DM. kembali menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama masyarakat Sampang pada 13 Desember 2025 di Balai Desa. Kegiatan ini diikuti lebih dari 120 peserta, dengan fokus pada peran literasi dan membaca dalam memahami serta mengamalkan nilai-nilai kebangsaan.
Dalam sosialisasi ini, peserta memperoleh buku-buku sosialisasi MPR RI dan slide presentasi mengenai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Materi disampaikan untuk mendorong generasi muda memahami keberagaman serta mempraktikkan nilai-nilai persatuan dan toleransi melalui literasi.
Willy Aditya menekankan pentingnya membaca sebagai sarana memahami dan mengamalkan nilai Bhinneka Tunggal Ika. “DPR RI mendorong pemerintah daerah, sekolah, dan komunitas pemuda untuk mengadakan program literasi yang menarik, seperti klub baca, lomba membaca, dan workshop budaya. Dengan membaca buku tentang sejarah, budaya, dan kehidupan sosial masyarakat lain, pemuda dapat menghargai keberagaman dan mengamalkan nilai Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Lebih lanjut, DPR RI juga mendorong agar literasi menjadi sarana penguatan persatuan di masyarakat. Kegiatan seperti diskusi kelompok, festival literasi, dan membaca bersama di ruang publik dinilai dapat membangun komunikasi, kerja sama, dan rasa kebersamaan antarwarga.
Willy Aditya menambahkan bahwa literasi harus berdampak nyata dalam perilaku sosial. “Kami mendorong literasi diintegrasikan dengan kegiatan sosial dan budaya, seperti membaca sejarah lokal, mengenal adat-istiadat, dan ikut kegiatan komunitas lintas budaya. Dengan cara ini, masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga belajar menghargai perbedaan dan hidup rukun,” jelasnya.
Masukan dan saran dari peserta menekankan perlunya perluasan akses literasi hingga tingkat desa, pendekatan kreatif untuk generasi muda, dan kolaborasi dengan sekolah, pesantren, dan organisasi pemuda. Hal ini diharapkan membuat literasi bukan sekadar kegiatan formal, tetapi berdampak nyata dalam memperkuat persatuan, kerukunan, dan kesadaran kebangsaan di masyarakat.
Melalui kegiatan ini, sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan diharapkan dapat menumbuhkan generasi muda yang cerdas, kritis, toleran, dan berkarakter kebangsaan kuat, sekaligus menjaga nilai Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
