Seminar Literasi Kebangsaan: Buku Jadi Sarana Penanaman Nilai 4 Pilar di Masyarakat Sampang
Sampang 13/12 — Seminar bertema “Buku sebagai Sarana Menanamkan Nilai 4 Pilar Kebangsaan di Masyarakat Sampang” telah dilaksanakan dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kesadaran masyarakat terhadap pentingnya nilai-nilai kebangsaan melalui budaya literasi membaca buku.
Seminar ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, hingga pelajar. Dalam kegiatan tersebut, Bapak Willy selaku narasumber menyampaikan pentingnya peran buku sebagai media edukatif yang efektif dalam menanamkan nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Menurutnya, buku mampu memberikan pemahaman yang mendalam dan berkelanjutan, sekaligus menjadi penyeimbang di tengah derasnya arus informasi digital.
Bapak Willy juga menekankan bahwa nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan sesungguhnya sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Sampang, seperti semangat gotong royong, musyawarah, dan saling menghormati. Melalui buku-buku kebangsaan yang disajikan dengan bahasa sederhana dan kontekstual, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah memahami serta mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan seminar berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab antara masyarakat dan narasumber. Berbagai pertanyaan disampaikan oleh peserta terkait upaya meningkatkan minat baca, peran generasi muda, serta relevansi buku di era digital. Hal ini menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat Sampang terhadap penguatan nilai kebangsaan melalui literasi.
Melalui seminar ini, diharapkan dapat tumbuh budaya membaca di tengah masyarakat serta meningkatnya kesadaran kebangsaan yang berkelanjutan. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan dan menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat sebagai upaya memperkuat persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
