Sosialisasi 4 Pilar di Sampang, Willy Aditya Dorong Penguatan Nilai Kebangsaan dalam Aksi Nyata
Sampang, Jawa Timur – Anggota DPR RI, Willy Aditya, menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 di Balai Desa Sampang, Selasa (18/2/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 120 peserta ini mengusung tema “Satu Hati Satu Tujuan Menguatkan Nilai Kebangsaan dalam Aksi Nyata.”
Dalam pemaparannya, Willy menegaskan bahwa penguatan nilai kebangsaan yang bersumber dari Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan komitmen terhadap NKRI harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar pemahaman teoritis.
“Nilai dalam Pancasila adalah titik temu dari semua perbedaan. Kita boleh berbeda pandangan, tetapi tujuan kita tetap sama, yaitu kebaikan bersama. Ketika dialog dan saling menghargai dikedepankan, di situlah Pancasila benar-benar menyatukan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti tantangan era digital yang kerap memicu perpecahan melalui media sosial. Menurutnya, generasi muda harus bijak dan bertanggung jawab dalam menerima serta menyebarkan informasi. “Jangan mudah terpancing provokasi. Media sosial seharusnya menjadi ruang memperkuat persatuan, bukan memperbesar perbedaan,” tegasnya.
Dalam sesi diskusi, peserta menanyakan contoh aksi nyata yang dapat dilakukan masyarakat. Willy menjelaskan bahwa pengamalan nilai kebangsaan dapat dimulai dari hal sederhana, seperti menjaga kerukunan lingkungan, aktif dalam kegiatan sosial, saling membantu, dan menyelesaikan persoalan melalui musyawarah.
“Nilai kebangsaan hidup ketika dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Jika dilakukan bersama dan konsisten, dampaknya akan memperkuat persatuan,” tambahnya.
Peserta juga berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan hingga tingkat desa dan dusun, dengan melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat agar nilai kebangsaan semakin membumi dalam kehidupan masyarakat Madura.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong, toleransi, dan cinta tanah air semakin menguat, sehingga masyarakat Sampang dapat terus menjaga harmoni dan persatuan di tengah berbagai perbedaan.
