Posted on / by Willy Aditya / in Berita

Willy Aditya Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Pancasila untuk Menjawab Persoalan Sosial

SAMPANG, JAWA TIMUR — Anggota DPR/MPR RI Willy Aditya, S.Fil., M.DM., mengangkat pentingnya pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam menjawab berbagai persoalan sosial dan mewujudkan keadilan bagi masyarakat melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI pada 18 Agustus 2026.

Kegiatan yang tercantum dalam laporan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI oleh Alat Kelengkapan VII, VIII, dan IX MPR RI tersebut mengusung tema “Pengamalan Nilai-Nilai Pancasila dalam Menjawab Persoalan Sosial dan Mewujudkan Keadilan bagi Masyarakat.” Kegiatan ini diikuti sekitar 120 peserta dari masyarakat Madura.

Sosialisasi tersebut menekankan pentingnya pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Pemahaman terhadap nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi landasan bagi masyarakat dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam materi sosialisasi, pengamalan Pancasila tidak hanya dipahami sebagai pengetahuan, tetapi juga perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Sikap saling menghormati, membantu sesama, menghargai perbedaan, mengutamakan musyawarah, serta bersikap adil menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

Selain itu, masyarakat didorong untuk berperan aktif dalam menyelesaikan persoalan sosial melalui semangat gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan kemasyarakatan, serta penyampaian aspirasi secara santun dan bertanggung jawab. Kerja sama antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai pihak terkait juga dinilai penting untuk mendukung penyelesaian persoalan secara tepat dan berkelanjutan.

Sosialisasi tersebut turut menyoroti pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman. Perbedaan suku, agama, budaya, bahasa, dan pendapat perlu disikapi dengan toleransi serta penghormatan terhadap hak orang lain. Masyarakat juga diingatkan untuk menghindari tindakan diskriminatif dan mengedepankan dialog dalam menyelesaikan perbedaan.

Di era digital, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. Penggunaan media sosial secara bijak, pemeriksaan kebenaran informasi sebelum membagikannya, serta menghindari ujaran kebencian merupakan langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga persatuan dan menciptakan ruang digital yang sehat.

Melalui kegiatan ini, penguatan pemahaman Empat Pilar Kebangsaan diharapkan dapat terus dilakukan secara berkesinambungan. Dengan demikian, nilai-nilai Pancasila dapat semakin diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mendukung terciptanya masyarakat yang adil, harmonis, dan sejahtera, sekaligus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tinggalkan Balasan