Posted on / by Willy Aditya / in Opini

Zeitgeist Mahasiswa

(Refleksi Satu Tahun Liga Mahasiswa NasDem)

“Malam ini, setelah lebih dari 200 tahun sejak bekas koloni memenangkan hak untuk menentukan nasibnya sendiri, tugas untuk menyempurnakan bangsa kita mengalami kemajuan. Gerakan kemajuan ini berkat Anda semua.” Pidato Kemenangan Obama 2012.

Mari melihat sisi lain dari sorak-sorai kemenangan Obama tersebut, bung. Sengaja aku pilihkan bait pembuka dari pidato yang menggetarkan jantung dunia. Bahwa jalan yang kita tempuh ini sedang menuju ke panggung yang sama. Karena sejarah adalah anak kandung dari kemenangan.

Sebagai refleksi bagi kita yang sedang menyusun rencana dalam cuaca panca roba. Setahun lalu, 9 November 2011, dari tulang-tulang rawan yang mengaklamasikan diri menjadi tulang punggung. Suatu ikthiar yang penuh pengharapan dalam sempitnya ruang politik, dalam piciknya mimbar kebebasan kampus, serta dalam skeptisnya publik terhadap partai.

Kita datang berderap-derap untuk membuka pintu partai politik yang tersumpal oleh langgam dinasti dan korporasi.

Kita berjalan bergandengan tangan ke balairung-balairung kampus yang berkarat oleh tradisi feodalisme dan hiprokrasi.

Kita memasang badan untuk merubah tradisi gerakan mahasiswa yang terjebak jargon gerakan moral, independensi, serta anti partai politik.

Kita berteriak lantang bahwa kampus bukan menara gading yang mendidik mahasiswa dalam realitas asosial dan apolitis.

Kitalah menggugat sistem pendidikan pabrikan yang memproduksi sarjana-sarjana robot yang tidak memiliki hati nurani dan abai pada lingkungan sekitar.

Bahkan dengan bangga, kita menepuk dada mengembalikan gerakan mahasiswa ke pangkuan ibunda mereka yaitu partai politik.

 

Wahai kader-kader Liga Mahasiswa NasDem, kalian adalah manusia-manusia jujur nan pemberani!

Kitalah anak kandung peradaban, dalam gerakan kitalah semangat zaman terus dipancarkan!

Kita meniupkan roh kolektifitas yang telah lama mati untuk menyisihkan sebagian uang saku membayar iuran organisasi. Bahwa kita tidak menyerah dan kalah pada realitas politik uang dan dagang sapi.

Kita menggaris pilihan untuk siap dipimpin dan memimpin. Kita memilih dengan insyaf  rame ing gawe sepi ing pambrih dalam setiap aksi-aksi.

 

Satu tahun dalam gerakan perubahan tentu belum berarti. Tetapi satu tahun dalam politik kontestasi elektoral adalah tindakan pasti yang menentukan.

Untuk itu pergerakan mensyarakatkan militansi, perubahan membutuhkan pengetahuan, serta kemenangan selalu datang dalam kesabaran.

 

Kader-kader Liga Mahasiswa NasDem, hanya ada satu jalan bernama KEMENANGAN! Sekarang saatnya kita harus seperti Obama menggetarkan peradaban.

 RAPATKAN BARISAN UNTUK SATU HARAPAN,NASDEM PASTI MENANG!

Tinggalkan Balasan