Posted on / by Willy Aditya / in Catatan

Bintang Kuning Garis Hitam

Suara derap langkah dalam barisan massa

Keringat meneteskan semangat mudamu

Pekik rakyat bergaung dari anak lidahmu

Acungan lengan kiri meninju terik matahari

 

Malam ini bing slamet mendendang genjer-genjer

Kulihat sejarah penuh jejeran merah

Mendekap erat tubuh tambunmu

Menjabat erat setiap tindakmu

Membalut kencang alam pikirmu

 

Dalam garis hitam dan cita bintang kuning

Darahmu mendenyutkan kemudaan mereka yang resah

”tunaikan tugas mulia”

 

Mari belajar membaca masyarakat

Bukan dari dogeng yang menidabobokan penderitaan dalam salam dan damai

Bukan dari kemajuan yang disangga jutaan tulang benulang

 

Suaramu

Mengingatkan pada gelegar petir

Dialekmu

Menjelajah pada setiap jengkal pematang sawah dan dentuman mesin pabrik

Tubuhmu

Meenjadi malam kelam bagi kuasa yang korup

 

Kemana langkah yang berderap derap itu

Apakah hanyut bersama alir sungai ke muara

Atau bermigrasi bersama burung-burung ke pulau karang

 

Satu kata untukmu semua

Tak ada rindu dalam patahan usia

Tak ada halaman dalam panggung dunia

 

Sampaikan salam untuk semua

Jemput bersama singgasana

Hanya dan hanya kuasamu

 

Bungur, akhir Agustus 2007

Tinggalkan Balasan